Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Akurasi Smash Pada Atlet Bulutangkis Usia Mahasiswa

Authors

  • Cici Cahyani, Helniati, Asrina, Siti Aminah, Feby Sry Yulisa, Tiara Ayu Sulistia, Nurbiah, Azman Rudi, Andi Arya Putra, Ersih Safitri Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Keywords:

Bulutangkis; Kekuatan Otot Lengan; Koordinasi Mata-Tangan

Abstract

Bulutangkis merupakan cabang olahraga permainan yang menuntut perpaduan kemampuan fisik, teknik, dan koordinasi yang optimal, khususnya pada teknik smash yang menjadi senjata utama dalam memperoleh poin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan terhadap akurasi smash bulutangkis pada mahasiswa Penjaskes-Rek UNUSULTRA angkatan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 19 mahasiswa laki-laki yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes push up 60 detik untuk mengukur kekuatan otot lengan, Wall Toss Test untuk mengukur koordinasi mata-tangan, serta tes akurasi smash menggunakan target berjenjang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan yang diukur melalui push up tidak berpengaruh signifikan terhadap skor smash (p = 0,380 > 0,05), begitu pula koordinasi mata-tangan yang tidak menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,616 > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan smash tidak ditentukan oleh satu komponen fisik secara terpisah, melainkan merupakan hasil integrasi antara power, teknik, dan faktor biomekanik lainnya. Oleh karena itu, latihan yang bersifat spesifik dan berorientasi pada power serta penguasaan teknik dinilai lebih efektif dalam meningkatkan akurasi smash bulutangkis.

References

Sari, D. P., & Prasetyo, Y. (2021). Analisis Biomekanika Smash pada Atlet Bulutangkis. Jurnal Olahraga Indonesia, 9(2), 45-52.

Pratama, R., & Hakim, H. (2022). Physical Determinants of Badminton Performance: A Systematic Review. Journal of Physical Education and Sport, 22(1), 112-120.

Wijaya, A., et al. (2020). Hubungan Kekuatan Otot Lengan dengan Kecepatan Smash. Jurnal Prestasi Olahraga, 3(4), 88-95.

Setiawan, B. (2023). Manajemen Latihan Atlet Mahasiswa di Era Digital. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 11(1), 12-25.

Miller, J., & Cook, D. (2021). Eye-Hand Coordination in Racket Sports: A Neuroscientific Approach. Sports Science Quarterly, 15(3), 201-215.

Kurniawan, F. (2024). Akurasi Pukulan dalam Bulutangkis: Peran Koordinasi dan Fokus Visual. Jurnal Pendidikan Jasmani, 12(2), 150-165.

Thompson, S., et al. (2022). Neuromuscular Adaptations in Collegiate Athletes. International Journal of Sports Physiology, 17(5), 410-422.

Ramadhan, G. (2020). Evaluasi Fisik Atlet Bulutangkis Universitas. Jurnal Pelatihan Olahraga, 8(1), 30-38.

Lee, H., & Kim, S. (2023). The Impact of Forearm Strength on Wrist Stability during Badminton Smash. Journal of Applied Biomechanics, 39(4), 305-312.

Brown, E. (2021). Motor Control Development in Young Adults. Developmental Sports Psychology, 6(2), 77-89.

Zhang, L. (2022). Smart Sensors for Measuring Smash Accuracy in Badminton. Journal of Sports Technology, 14(3), 190-205.

Nugroho, S. (2023). Metodologi Pelatihan Bulutangkis Modern. Jakarta: Sport Press.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, I., Abadi, R. A., & Sartika, I. (2024). Kontribusi panjang lengan dan koordinasi mata tangan dengan ketepatan pukulan smash pada permainan bulu tangkis siswa Madrasah Aliyah Usma Lambai Kabupaten Kolaka Utara. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISDIK), 2(3), 124–132.

Ridwan, M. (2022). Profil Fisik Atlet Bulutangkis Mahasiswa. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 12-22.

Adams, K., et al. (2023). Anthropometric and Physical Performance of Badminton Players. International Journal of Sports Science, 13(4), 210-225.

Miller, T. (2020). NSCA's Guide to Tests and Assessments. Human Kinetics.

Subarkah, A. (2021). Pengembangan Instrumen Tes Akurasi Smash. Jurnal Prestasi Olahraga, 4(3), 88-94.

Hasan, H. (2024). Fatigue Impact on Coordination in Racket Sports. Journal of Motor Behavior, 56(2), 115-128.

Thomas, J. R., et al. (2022). Research Methods in Physical Activity. Human Kinetics.

Yuliawan, D. (2020). Statistik dalam Olahraga. Yogyakarta: Deepublish.

Davis, R., & Wilson, M. (2020). Correlation Between Upper Body Strength and Precision in Overhead Strokes. Journal of Strength and Conditioning Research, 34(11), 3100-3110.

Putera, A. (2024). Psikomotorik dalam Olahraga Prestasi. Jurnal Riset Olahraga, 10(1), 55-68.

Gomez, M. (2021). Performance Analysis in Racket Sports. European Journal of Sport Science, 21(8), 1050-1062.

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics.

Magill, R. A., & Anderson, D. I. (2017). Motor learning and control: Concepts and applications (11th ed.). McGraw-Hill Education.

Putra, A. R., Sutisyana, A., & Defliyanto. (2018). Pengaruh power otot lengan terhadap kemampuan smash. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(2), 85–92.

Sukadiyanto, & Muluk, D. (2011). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. Bandung: Lubuk Agung.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Cici Cahyani, Helniati, Asrina, Siti Aminah, Feby Sry Yulisa, Tiara Ayu Sulistia, Nurbiah, Azman Rudi, Andi Arya Putra, Ersih Safitri. (2026). Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Akurasi Smash Pada Atlet Bulutangkis Usia Mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(1), 41–46. Retrieved from https://jurnal.unusultra.ac.id/index.php/jisdik/article/view/766

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.