Analisis Dampak Penambangan Bukit Sepuluh Ribu Terhadap Masyarakat Kelurahan Cigantang
Keywords:
Tambang; Bukit Sepuluh Ribu; SDA; LingkunganAbstract
Indonesia dilalui oleh jalur api (ring of energy) menjadikan banyaknya gunung api yang tesebar. Ini menjadikan banyaknya potensi sumber daya maupun becana yang dihasilkan. Potensi ini dimanfaatkan dalam berbagai sektor baik itu pertanian atau pertambangan. Tasikmalaya jawa barat mempunyai gunung galunggung sebagai gunung aktif yang terakhir meletus pada tahun 1982. Hasil letusannya membuat tanah subur untuk lahan pertanian dan banyak potensi tambang. Banyaknya gunung pasir hasil letusan gunung galunggung menjadikan tasikmalaya sebagai daerah ten thousandhill. Banyaknya gunung pasir dan batu ini di manfaatkan oleh masyarakat yang mempengaruhi peronomian, lingkungan, sosial dan budaya. Namun dalam pemamfaatannya muncul banyak masalah lingkungan yang dihadapi . oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penambangan pasir di Bukit Sepuluh Ribu (Ten Thousand Hill) terhadap masyarakat di Kelurahan Cigantang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei langsung kepada masyarakat yang tinggal di sekitar area penambangan serta analisis data sekunder terkait dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak penambangan pasir terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan masyarakat lokal di Kelurahan Cigantang.
References
Akbar, M., Said, Z., & Rusnaena. (2020). Implikasi Penambangan Pasir Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Padaidi Kab. Pinrang. BANCO: Jurnal Manajemen Dan Perbankan Syariah, 1(2), 59–69. https://doi.org/10.35905/banco.v1i2.1304
Asdan, A., Syafri, S., & Jaya, B. (2023). Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal Pada Sekitar Kawasan Pertambangan PT Indonesia Weda Bay Park. Urban and Regional Studies Journal, 6(1), 58–70. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3859
Falatehan, A. F. (2023). Dampak Lingkungan dari Penambangan Pasir Ciapus dan Margin Usahanya. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(2), 316–322. https://doi.org/10.18343/jipi.28.2.316
Giyarto. (2018). Sumber Daya Alam (S. Sugiyarti (ed.); Ensikloped). Penerbit Cempaka Putih.
Kusdarini, E., Mabuat, I. S., Atika, F., & Putri, R. (2023). REKLAMASI LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATU PASIR. 11(3), 221–233.
Priskania, K. (2023). Jurnal Ilmiah Jurnal Ilmiah. Jurnal Ilmiah Aset, 11(2), 24–33.
Rani, P., Chakraborty, M. K., Sah, R. P. R. P. R. P., Subhashi, A., Disna, R., UIP, P., Chaudhary, D. P., Kumar, A. A. A. A. A., Kumar, R. R., Singode, A., Mukri, G., Sah, R. P. R. P. R. P., Tiwana, U. S., Kumar, B., Madhav, P., Manigopa, C., Z, A. H., Anita, P., Rameshwar, P. S., … Kumar, A. A. A. A. A. (2020). No Titleالأنا والآخر ودوي زالغرب. Range Management and Agroforestry, 4(1), 1–15. https://doi.org/10.1016/j.fcr.2017.06.020
Sari, L. N. I. (2020). Dampak Tambang Pasir Terhadap Kerusakan Jalan di Desa Babadan Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Jurnal Swara Bhumi, V(8), 1–8.
Solihat, R. F. (2022). Analisis Vegetasi Perintis Lokal Di Lahan Bekas Tambang Pasir Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Jurnal Belantara, 5(1), 34–44. https://doi.org/10.29303/jbl.v5i1.483
Suherman, D. W., Suryaningtyas, D. T., & Mulatsih, S. (2015). Impact of Sand Mining to the Land and Water Conditions at Sukaratu Sub District, Tasikmalaya District. Journal of Natural Resources and Environmental Management, 5(2), 99–105. https://doi.org/10.19081/jpsl.5.2.99
Zhafran, M. F., Akbar, A. A., & Jati, D. R. (2023). Rehabilitasi Pasca Tambang Andesit Di Kabupaten Mempawah. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(3), 888. https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i3.70872
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





