Dampak Komunikasi Keluarga (Orang Tua dan Anak) Terhadap Keterbukaan Diri Remaja Pada Pola Asuh Strict Parents (Studi Kasus Di Desa Andowengga Kecamatan Poli-Polia Kabupaten Kolaka Timur)

Authors

  • Siti Nurhalisa, Muslan, Asmurti Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Keywords:

Komunikasi Keluarga; Keterbukaan Diri; Remaja; Pola Asuh Ketat; Strict Parents

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak komunikasi keluarga, khususnya antara orang tua dan anak, terhadap keterbukaan diri remaja yang dibesarkan dalam pola asuh "strict parents" (pola asuh ketat). Keterbukaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan psikososial remaja, yang sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi interpersonal dalam lingkungan keluarga. Dalam konteks pola asuh ketat, sering kali ditemukan adanya batasan komunikasi, dominasi otoritas orang tua, serta kurangnya ruang bagi anak untuk mengungkapkan perasaan, pendapat, dan pengalaman pribadinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap beberapa remaja yang mengalami pola asuh ketat dari orang tua mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga yang bersifat satu arah dan minim empati menyebabkan rendahnya tingkat keterbukaan diri pada remaja. Mereka cenderung menyimpan perasaan, mengalami kesulitan mengekspresikan diri, serta menunjukkan jarak emosional dengan orang tua. Sebaliknya, pada beberapa kasus, meskipun orang tua bersikap ketat, tetapi ketika komunikasi dilakukan secara terbuka dan suportif, keterbukaan diri remaja dapat tetap terjaga. Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi yang seimbang dan penuh penghargaan dalam membangun relasi antara orang tua dan anak, terlebih dalam pola asuh yang bersifat ketat.

References

Arifin, A. Z. (2015). Transmitting Charism. Dampak terhadap perkembangan anak. Jurnal Sosiologi Reflektif.

Arikunto, S. (2016). prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Astriana, N., Purwitasari, P., & Menungsa, A. S. (2024). Peran komunikasi keluarga dalam membina perilaku menyimpang remaja. 2(2), 223–228.

Azhari. (2019). Peran pondok pesantren dalam menanggulangi kenakalan remaja. 4(1), 42–54.

Fausia, N., Suyuti, N., & Basri, E. (2024). Pola komunikasi keluarga dalam penanaman nilai agama pada anak di desa mulia jaya kecamatan dangia kabupaten kolaka timur (1,2,3). 2(3), 160–166.

Raharjo, G. M., & Kusuma, R. S. (2021). Pola asuh strict parents pada anak tunggal.

Sugiyono. (2019). metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. ALFABETA.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. alvabeta. cv.

Taib, B., Ummah, D. M., & Bun, Y. (2020). Analisis pola asuh otoriter orang tua terhadap perkembangan moral anak. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Siti Nurhalisa, Muslan, Asmurti. (2026). Dampak Komunikasi Keluarga (Orang Tua dan Anak) Terhadap Keterbukaan Diri Remaja Pada Pola Asuh Strict Parents (Studi Kasus Di Desa Andowengga Kecamatan Poli-Polia Kabupaten Kolaka Timur). Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(1), 60–65. Retrieved from https://jurnal.unusultra.ac.id/index.php/jisdik/article/view/613

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.