Politik Identitas Berbasis Agama Dalam Penguatan Demokrasi Di Indonesia
Keywords:
Politik Identitas; Berbasis Agama; Demokrasi di IndonesiaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh politik identitas yang telah menjadi dinamika dalam kehidupan demokrasi. Politik identitas merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari dan keberadaannya telah menjadi dinamika dalam kehidupan politik di Indonesia. Politik identitas berbasis agama tidak selamanya berkonotasi buruk atau bahkan berdampak buruk namun di sisi lain tetap dapat berdampak positif apabila diamalkan secara bijaksana. Peneliti memperkuat penelitian ini dengan fenomena yang pernah terjadi dalam sejarah bangsa ini dimana identitas agama telah memberikan kontribusi bagi perjuangan kemerdekaan bangsa ini, para ulama/cendekiawan agama turut andil dalam mengusir penjajah, tentu saja perjuangan mereka berangkat dari spirit agama/identitas yang diembannya. K.H. Hasyim Asy'ari pernah menggaungkan “Resolusi Jihad” yang darinya beliau telah berhasil memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Bung Tomo dalam pertempuran 10 November di Surabaya meneriakkan Takbir untuk mengobarkan semangat para pemuda melawan penjajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi bagaimana politik identitas berbasis agama berkontribusi dalam memperkuat demokrasi di Indonesia. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kepustakaan kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melihat Indonesia sebagai negara yang tidak dapat dipisahkan dari peran agama, politik identitas berbasis agama telah mewarnai sejarah panjang bangsa ini dimana agama telah menjadi spirit yang digunakan oleh kelompok agama untuk memperkuat demokrasi di Indonesia.
References
Al Qurtuby, S. (2018). Sejarah Politik Politisasi Agama dan Dampaknya di Indonesia. Jurnal Maarif: Arus Pemikiran Islam dan Sosial 13(2), 45. https://doi.org/10.47651/mrf.v13i2.21.
Astuti, D., dkk. (2020). Politik Identitas Dalam Kontroversi Isu di Indonesia. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial Ekonomi Budaya Teknologi dan Pendidikan, 2(6), 17690-1770. https://publish.ojs-indonesia.com/index.php/SIBATIK.
Bagaskara, M. G,. (2022). Persepsi Masyarakat Surakarta Terhadap Partai-Partai Islam dan Partai Nasionalis di Era Reformasi (Studi Deskriptif Pemilihan Umum Tahun 2019 Di Surakarta). Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi.
Erinaldi. (2024). Politik Identitas dan Konsolidasi Demokrasi di Indonesia Pasca-Reformasi. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 21(2), 7. https://doi.org/10.59050/jian.v21i2.244.
Gabriela, M. (2021). Politisasi Agama Pilkada Ditinjau dari Perspektif Agama Kristen. The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan 7(2), 98. https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v7i2.73.
Gazali. (2020). Perda Syariah dalam Sistem Hukum Nasional. Bantul-Yogyakarta. Genta Publishing.
Harahap, F. (2014). Politik Identitas Berbasis Agama. Prosiding Sosiologi Konflik dan Politik Identitas.
Hidayat, B & Fadli, M.R. (2018). “K.H. Hasyim Asy’ari dan Resolusi Jihad” dalam Usaha Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945. Metro-Lampung: Laduny Alifatama.
I Putu Sastra Wingarta, Berlian Helmy, Dwi Hartono, I Wayan Mertadana, & Reda Wicaksono. (2021). Pengaruh Politik Identitas terhadap Demokrasi di Indonesia. Jurnal Lemhannas RI, 9(4), 120-121. https://doi.org/10.55960/jlri.v9i4.419.
Khoirunnisa. (2023). Pemilu dan Politik Identitas: Dilema Antara Kebangsaan dan Keagamaan. Jurnal Polinter: Kajian Politik dan Hubungan Internasional, 9(1). https://doi.org/10.52447/polinter.v9i1.6999.
Kusuma, E., Anwar, S., Risman, H., & Arief, R. (2021). Pertempuran Surabaya Tahun 1945 Dalam Perspektif Perang Semesta. JIP: Jurnal Inovasi Penelitian 1(12), 2833-2834. https://doi.org/10.47492/jip.v1i12.546.
Lestari, Y.S. (2018). Politik Identitas Di Indonesia: Antara Nasionalisme Dan Agama. JPPOL: Journal of Politics and Policy. 1(1), 22-23. https://doi.org/10.21776/ub.jppol.2018.001.01.2.
M. Yunus, F., HM. Yasin, T., & Rijal, S. (2023). Politik Identitas dan Politisasi Agama dalam Konteks Pemilu di Indonesia. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial 9(2), 133-134. https://doi.org/10.29103/jsds.v9i2.12590.
Mahpudin. (2021). Kebangkitan Politik Identitas dalam Proses Demokratisasi di Indonesia Pasca Orde Baru. Sospol: Jurnal Sosial Politik, 7(2), 7. https://doi.org/10.22219/sospol.v7i2.10781
Mutiara. (2022). Politik Identitas di Indonesia Antara Nasionalisme dan Agama. Mandar: Sosial Science Journal. 1(2). https://doi.org/10.31605/mssj.v1i2.2081.
Nasution, T., Siregar, N.H., dkk. (2023). Persamaan dan Perbedaan Sistem Demokrasi di Indoenesia dengan Negara Lain. Educandumedia: Jurnal Pendidikan dan Kependidikan, 2(1), 27. https://doi.org/10.61721/educandumedia.v2i1.197 .
Perdana, A.P, Muslih. (2023). Dampak Politik Identitas Pada Pemilihan Umum 2024 Mendatang. Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, 11(2), 225-226. https://doi.org/https://doi.org/10.35450/jip.v11i02.400.
Pohan, D. R. S., Burhanuddin, & Lubis, M. (2022). Analisis Historis Perjuangan Tuanku Imam Bonjol Dalam Perang Padri di Sumatera Barat. MIND Jurnal Ilmu Pendidikan dan Budaya, 2(2). https://doi.org/10.55266/jurnalmind.v2i2.490.
Renhoard, J. M. (2019). Politik Identitas Era Orde Baru di Indonesia Memasuki Era Reformasi. Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 6(1), 115. https://doi.org/10.33550/sd.v6i1.111
Ridwan & Pababbari, M., (2025). Politisasi Agama dan Politik Identitas. Litera: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2(1), 133. https://litera-academica.com/ojs/litera/index.
Romli, O., & Nurlia, E. (2023). Menimbang Isu Politik Identitas Pada Pilkada Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Tahun 2024. JIPP: Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan, 9(2). https://doi.org/10.37058/jipp.v9i2.8944.
Salman Al-Farisi, L. (2020). Politik Identitas: Ancaman Terhadap Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Pancasila. Jurnal ASPIRASI, 10(2), 88. https://aspirasi.unwir.ac.id/index.php/aspirasi/article/view/54.
Solechan, A., Luthfi Zuhdi , M., & Syauqillah, M. (2023). Peran Penyuluh Agama dalam Mencegah Politisasi Agama Menjelang Tahun Politik 2024. Jurnal Bimas Islam 16(2), 493-494. https://doi.org/10.37302/jbi.v16i2.1150.
Surbakti, M. E., & Stanislaus, S. (2023). Seratus Persen Katolik, Seratus Persen Indonesia: Uraian Deskriptif Kritis atas Pandangan Albertus Soegijapranata mengenai Jiwa Nasionalisme Umat Katolik Indonesia Sebagai Warga Negara Indonesia. Jurnal Rajawali 20(2), 62. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/Rajawali/article/view/2920.
Tutukansa, A.F. (2022). Maraknya Pengaruh Kompleks Politik Identitas di Indonesia. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 14(1), 21. https://doi.org/10.20885/khazanah.vol14.iss1.art3.
Widyawati. (2021). Menguatnya Politik Identitas di Indonesia Baik Karena Faktor Agama, Sosial, dan Etnis. JPPKN: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2). https://dx.doi.org/10.26418/jppkn.v2i2.44627.
Zahro, N.L, Mardikun, S. (2021). Perang Diponegoro dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Masyarakat Jawa 1825-1830. RINONTJE: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah. 2(2), 30. https://jurnal.ipw.ac.id/index.php/rinontje/article/view/109.
Zubaidy, A. (2008). Formalisasi Syariat Islam di Tasikmalaya. Jurnal Hukum: Ius Quia Iustum 3(15), 427. https://doi.org/10.20885/iustum.vol15.iss3.art1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





