Akulturasi Komunikasi Antar Budaya Masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa Di Desa Lambandia Kecamatan Lalembuu Kabupaten Konawe Selatan
Keywords:
Komunikasi; Antar Budaya; Akulturasi; Bugis; JawaAbstract
Akulturasi merupakan proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian budaya sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual, akurat mengenai faktor-faktor, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena akulturasi komunikasi antar budaya masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa di Desa Lambandia, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses akulturasi antara masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa diantaranya terjadinya pembauran masyarakat, tidak ditemukan pemisahan, penggabungan budaya, dan meminggirkan yang mengucilkan budaya. Bentuk-bentuk akulturasi antara masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa di Desa Lambandia, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan diantaranya akulturasi perkawinan campuran, akulturasi pakaian adat, dan akulturasi bahasa. Adapun faktor pendukung dan penghambat akulturasi antara masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa di Desa Lambandia, Kecamatan Lalemnuu, Kabupaten Konawe Selatan yakni faktor pendukung diantaranya toleransi, saling menghargai, dan masyarakat heterogen. Sedangkan faktor penghambat akulturasi diantaranya masyarakat tradisional, adat atau kebiasaan, dan hal baru yang dianggap tabu.
References
Abdussamad, Z. (2021). metode penelitian kualitatif.
Jayadi, S. (2020). Konsep Dasar Sosiologi Budaya Definisi dan Teori.
Kasim, H. S., Kurniawan, S., Hasyim, A., & Hutari, N. A. (2021). Model Komunikasi Pekerja Seks Komersial Dalam Menarik Pelanggan Di Media Sosial Michat Di Kota Kendari. Jurnal Sosial Dan Ekonomi, 3(2)(1), 123–138. https://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/455/320
Menungsa, A. S. (2023). Agricultural Development Messages ( Study At the Office of the Konawe District Agricultural Extension Agency ). 5(1), 271–279. https://www.journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai/article/view/3548
Rahayu, S. (2022). Pola Perilaku Konsumsi Islami Dalam Memilih Makanan Halal Dan Thoyyib Ditinjau Dari Tingkat Religiusitas (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu). Skripsi, 30.
Rahimallah, M., Tanzil, A., Muslan, M., & Saputra, A. N. (2022). Persepsi Inovasi Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Tahun 2022. Musamus Journal of Public Administration, 5(1), 090–103. https://doi.org/10.35724/mjpa.v5i1.4756
Sarlan Menungsa, A., Purwitasari, P., Syahruddin, S., & Muslan, M. (2023). Model Komunikasi Transaksional antara Pedagang dengan Pembeli di Pasar Kota Kendari. Translitera, 12(2). https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/translitera/article/view/3196
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In M. Dr. Ir. Sutopo, S.Pd (Ed.), ALVABETA.CV (kedua). ALFABETA.CV.
Suriani, L. (2021). Implikasi Pendidikan Sosial Dalam Akulturasi Budaya Mambabei Ana’Desa Uhaidao Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa.
Syahruddin, S. (2020). Pengaruh Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Efektivitas Komunikasi Antarpribadi Mahasiswa. Kareba: Jurnal Komunikasi Unhas, 7(1), 81–90. https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/10368
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





