ANALISA PEMBUATAN JOB MIX FORMULA (JMF) TERHADAP JOB MIX DESIGN (JMD) ASPAL LAPIS ANTARA (AC-BC) PADA PROYEK PENGASPALAN JALAN LAMUNDRE - WAWOLI KAB. KOLAKA SULAWESI TENGGARA

Authors

  • Sukman Sukman Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara
  • Andi Ahdan Amir Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara
  • Suprianto Suprianto Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

DOI:

https://doi.org/10.17891/jibtek.v1i1.24

Keywords:

Job Mix Formula (JMF), Job Mix Design (JMD), Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC)

Abstract

Dalam bidang pekerjaan transportasi, pengaspalan merupakan sebuah komponen kompleks yang penyusunnya saling berkaitan satu dengan yang lain, jika ada sebuah bagian yang rusak maka akan mempengaruhi bagian yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini penulis ingin menganalisa pembuatan Job Mix Formula (JMF) terhadap Job Mix Design (JMD) aspal lapis antara (AC-BC) pada proyek pengaspalan PT. GRIYA MORINI yang merupakan inti dari sebuah pekerjaan pengaspalan. Dari hasil penelitian pengujian analisa saringan diperoleh agregat gabungan, komposisi yang didapatkan JMF untuk CA = 30 %, MA = 25 %, FA = 45 %, Sedangkan komposisi yang didapatkan JMD untuk CA = 31 %, MA = 27 %, FA = 42. Pada pengujian Marshall, komposisi yang didapatkan JMF untuk Kepadatan = 2,531 gr/cc, VFB = 72,21 %, VIM Marshall = 4,84 %, VIM PRD = 2,55 %, VMA = 17,39 %, Stabilitas = 1299,04 kg, Kelelehan = 3,31 mm, MQ = 392 kg/mm dan Stabilitas Sisa = 95,15 %. Sedangkan komposisi JMD untuk Kepadatan = 2,551 gr/cc, VFB = 75,70 %, VIM Marshall = 4,1 %, VIM PRD = 2,40 %, VMA = 16,70 %, Stabilitas = 1278,3 kg, Kelelehan = 3,4 mm, MQ = 380,6 kg/mm dan Stabilitas Sisa = 92,40 %. Pengujian ekstraksi aspal untuk kadar aspal optimum (KAO) JMF = 5,55 %, kadar aspal optimum (KAO) JMD = 5,50 %. Dari beberapa pengujian terjadi perbedaan itu disebabkan karena bahan yang diuji untuk JMF bersumber dari Hot Bin AMP (mesin), sedangkan untuk JMD bersumber dari Quarry material (manual).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Standarisasi Nasional., 2002, Standar Nasional Indonesia, Pusjatan – Balitbang PU, Jakarta.

Dinas Pekerjaan Umum. ,1983, Petunjuk Pelaksanaan Lapis Aspal Beton, Jakarta.

Dinas Pekerjaan Umum. 2010. Buku 3 Spesifikasi PPJ PU Bina Marga. Jakarta.

Dinas Pekerjaan Umum., 2010, Spesifikasi Bina Marga (Revisi 3), Kolaka.

Sukirman, Silvia. 1999. Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung.

Sukirman, Silvia., 2003. Beton Aspal Campuran Panas, Granit, Jakarta.

The Asphalt Institute., 1983, Asphalt Technology and Construction Practices – Educational Series No. 1, Second Edition, Marayland.

Laboratorium Rekayasa Jalan., 2001. Buku Praktikum Bahan Perkerasan Jalan, Institut Teknologi Bandung.

Downloads

Published

2023-05-31

How to Cite

sukman, sukman, Ahdan, A., & Suprianto, S. (2023). ANALISA PEMBUATAN JOB MIX FORMULA (JMF) TERHADAP JOB MIX DESIGN (JMD) ASPAL LAPIS ANTARA (AC-BC) PADA PROYEK PENGASPALAN JALAN LAMUNDRE - WAWOLI KAB. KOLAKA SULAWESI TENGGARA. JUITEK: Jurnal Ilmu Teknik, 1(1), 17–39. https://doi.org/10.17891/jibtek.v1i1.24

Issue

Section

Articles